Kamis, 23 Agustus 2012

Suara Siksa Kubur?

Banyak Website yang menulis artikel mengenai Dr Dmitri Azzacov yang merupakan seorang geolog. Di Siberia, dia menggali sampai kedalaman 14,4 km dan menemukan suara-suara orang yang kemudian dianalisis dan disimpulkan itu adalah suara dari neraka atau siksa kubur. Banyak tanggapan mengenai fenomena ini, ada yang percaya dan ada yang tidak. Sedangkan aku sendiri mempunyai pemahaman lain sebagai berikut.

Adakah yang tahu kemana perginya suara?. Seorang teman berbicara denganku dari jarak 3 meter, tetapi jika dari jarak 100 meter tak terdengar. Sebuah gunung yang meletus suaranya terdengar sampai 10 km, tetapi dari jarak 20 km tak terdengar. Apakah berarti suara yang melebihi 100 m atau 20 km diatas menjadi tak ada suara (suara hilang)?.

Atau jika kita mengeluarkan suara misalnya “Apa” maka orang yang didekatnya akan mendengar suara itu sebagai “Apa”. Setelah itu tak terdengar lagi. Apakah berarti suaranya hilang?.

Secara materi suara masih tetap ada. Buktinya adalah jika anda bicara pada sebuah tebing atau tanah berlembah maka akan terjadi “Gema”. Suara anda akan bergema. Ini menandakan bahwa suara masih akan terdengar jika ada media yang memantulkannya. Jadi selama ada bidang pantul yang mempunyai kekuatan pantul sama dengan kekuatan awal suara maka suara akan tetap terdengar.

Selain itu aku meyakini bahwa suara yang telah kita keluarkan akan tersimpan pada media tertentu. Seperti halnya sebuah CD perekam suara. Suara bersifat alami, maka tempat menyimpannya dan bagaimana cara merekam pasti juga alami dan atas kuasa Allah tentunya. 

Apakah suara yang hilang tersimpan dalam partikel udara?. Bagaimana jika media tempat penyimpan terbaik itu bumi itu sendiri?. Sebagaimana firman Allah :

[QS 99:4] pada hari itu (kebangkitan) bumi menceritakan beritanya, 

Lalu bagaimana cara bumi menyimpan data?. Kita tentu tahu bahwa bumi itu mempunyai gaya gravitasi dan medan magnet serta listrik, yang berhubungan dengan gelombang energi/listrik dll. Kita hidup diatas bumi itu sebenarnya menyatu dengan berbagai medan magnet, yang mana berhubungan juga dengan pusatnya yaitu bumi. Ibarat kamera, maka kehidupan dunia adalah obyek yang sedang di bidik di depan kamera (bumi)

Jadi bisa saja jika memang benar terekam suara-suara dari dalam bumi, itu adalah suara-suara manusia masa lalu yang terekam oleh bumi???. Soal jeritan yang terdengar, itu bisa dijelaskan bahwa semakin tinggi suara yang dikeluarkan (jeritan/teriakan) maka lebih meresap dalam partikel penyimpan sehingga lebih terdengar.

Yang menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, jika Dr Azzacov menggali sedalam 14,4 km di tempat lain misalnya di Indonesia apakah akan menemukan suara itu juga?. Jika tidak mengapa hanya di Siberia?. Ada apa dengan siberia?. Apa karena kondisi geologinya yang memungkinkan?.


Gambar diatas merupakan gambar yang dimaksud. Yaitu lubang di Siberia. Apakah mungkin lubang itu berfungsi bagai Earphone alam. Yang menangkap gelombang suara yang tersimpan di udara dan memperdengarkannya?. Atau bumi sendiri yang mengeluarkan simpanan suara?.

Kesimpulan : Itu bukan suara siksa kubur, tapi suara masa lalu yang terekam. Itu hanya sedikit dari rahasia bumi.

Artikel ini hanya dasar saja, berhubung aku bukanlah ahli geologi atau fisika. Biarlah para ahli tersebut yang lebih menyempurnakan pemikiranku ini jika ada kebenarannya.

Kebenaran dikembalikan kepada Allah. Hanya Allah yang tahu yang sesungguhnya.

ADAKAH AZAB KUBUR? BACA DISINI (KLIK)