Kamis, 15 Agustus 2013

The Muslim/Moslem Jesus (Yesus Menurut Islam-Al'Quran)

 

Yesus dan Isa merupakan nama dari seseorang yang sangat agung. Tatkala kita menyebut Yesus maka itu akan merujuk pada manusia yang mati disalib untuk menebus dosa manusa. Sedangkan jika kita menyebut Isa akan merujuk pada manusia yang lolos dari penyaliban dan tidak menebus dosa manusia.

Untuk mengetahui siapa Yesus atau Isa maka kita harus mengetahui nama asli orang ini. Karena Yesus merupakan nama yang sudah terdistorsi. Nama Alsi Yesus/Isa adalah Esau/Yoshua.

 ARAB=Eesa=Isa
YAHUDI=Esau
LATIN=Yesus=(Y)esau(S)=(Y)esu(S)
IBRANI=Yeshua/Yehosyua
ARAM=Eesho/Eesaa

Bahasa Asli Yesus yaitu Aram yang termasuk dalam rumpun Semit (Yahudi dan Arab) mempunyai kemiripan nama sebagai Eesa (Arab), Esau (Yahudi) dan Yeshua/Yehosyua (Ibrani)

YESUS = Anak Allah==>disalib dan mati==>menebus dosa manusia.
ISA = Hamba Allah==>tampak disalib & hidup==>tidak menebus dosa manusia.

Jadi Yesus dan Isa memiliki 2 sudut pandang. Yang mana 2 sudut pandang inilah yang menjadi pangkal persengketaan jati diri Yesus antara Islam dan Kristen.

Jika kita membaca kisah ISA di Al-Quran maka kita akan menemukan kekonsistenan tentang jadi diri ISA sebagai hamba Allah yang tunduk dan sujud pada Allah layaknya nabi-nabi yang lain seperti Muhammad, Musa, Ibrahim dll. 

Sedangkan jika kita membaca Al-Kitab (Injil Sekarang) maka kita akan menemukan ketidak konsistenan tentang jatidiri YESUS. Tapi jika dirumuskan dan diprosentasekan maka kita akan bisa menarik kesimpulan bahwa sebenarnya layaknya kisah di Al-Quran, YESUS hanyalah hamba Allah yang tunduk dan sujud.

Jadi bagi kita yang dihadapkan oleh 2 sudut pandang tersebut, manakah yang benar, maka kita harus menggunakan pemikiran yang netral diluar dogma dan doktrin dari kedua agama tersebut.

 YESUS MENURUT AL-QUR'AN

KELAHIRAN

...Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Maryam: 35)

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), Ali Imran:45 ﴿

Dan (ingatlah kisah) Maryam yang telah memelihara kehormatannya, lalu Kami tiupkan ke dalam (tubuh)nya ruh dari Kami dan Kami jadikan dia dan anaknya tanda (kekuasaan Allah) yang besar bagi semesta alam (Al Anbiyaa': 21)

(Ingatlah), ketika Malaikat berkata: "Hai Maryam, seungguhnya Allah menggembirakan kamu (dengan kelahiran seorang putera yang diciptakan) dengan kalimat (yang datang) daripada-Nya, namanya Al Masih Isa putera Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah). (Ali 'Imran: 45)
Jibril berkata; "Demikianlah". Tuhanmu berfirman: "Hal itu adalah mudah bagiKu; dan agar dapat Kami menjadikannya suatu tanda bagi manusia dan sebagai rahmat dari Kami; dan hal itu adalah suatu perkara yang sudah diputuskan". (surat Maryam: 21)

Sesungguhnya misal (penciptaan) Isa di sisi Allah, adalah seperti (penciptaan) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya "Jadilah" (seorang manusia), maka jadilah dia. (Ali Imran: 59)


Itulah proses kelahiran Yesus (Nabi Isa) yang sangat misterius dan penuh mukjizat. Ada yang beranggapan beliau lahir dari seorang perawan, ada yang beranggapan beliau lahir seperti kelahiran yang dialami Yohanes dalam proses kelahiran (dilahirkan dari sepasang bapak ibuk yang seharusnya tidak bisa melahirkan), untuk hal ini anda bisa membaca penjelasannya DISINI. 


Proses kelahiran yang menakjubkan ini membuat banyak perdebatan, bahkan ada yang menganggap bahwa Yesus adalah anak hasil Zina. Anda bisa membacanya DISINI


KENABIAN

Al Masih putera Maryam itu hanyalah seorang Rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar, kedua-duanya biasa memakan makanan. Perhatikan bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka (ahli kitab) tanda-tanda kekuasaan (Kami), kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling (dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu). (Al Maa'idah: 75)

Berkata Isa: "Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku Alkitab (Injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi,dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan kepadaku (mendirikan) salat dan (menunaikan) zakat selama aku hidup; dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. Dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada hari aku dilahirkan, pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali (pada hari kebangkitan)". Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. Tidak layak bagi Allah mempunyai anak, Maha Suci Dia. Apabila Dia telah menetapkan sesuatu, maka Dia hanya berkata kepadanya: "Jadilah", maka jadilah ia. (Maryam: 30-35)
 
Dan tatkala Isa datang membawa keterangan dia berkata: "Sesungguhnya aku datang kepadamu dengan membawa hikmat dan untuk menjelaskan kepadamu sebagian dari apa yang kamu berselisih tentangnya, maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah (kepada) ku". Sesungguhnya Allah Dialah Tuhanku dan Tuhan kamu maka sembahlah Dia, ini adalah jalan yang lurus. Maka berselisihlah golongan-golongan (yang terdapat) di antara mereka, lalu kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang zalim yakni siksaan hari yang pedih (kiamat). (Az Zukhruf: 63-65)

Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib". Aku tidak pernah mengatakan kepada mereka kecuali apa yang Engkau perintahkan kepadaku (mengatakan)nya yaitu: "Sembahlah Allah, Tuhanku dan Tuhanmu", dan adalah aku menjadi saksi terhadap mereka, selama aku berada di antara mereka. Maka setelah Engkau wafatkan aku, Engkau-lah yang mengawasi mereka. Dan Engkau adalah Maha Menyaksikan atas segala sesuatu. (Al Maa'idah: 116-117)

MUKJIZAT

Rasul-rasul itu Kami lebihkan sebagian (dari) mereka atas sebagian yang lain. Di antara mereka ada yang Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebagiannya Allah meninggikannya beberapa derajat. Dan Kami berikan kepada Isa putera Maryam beberapa mukjizat serta Kami perkuat dia dengan Ruhul Qudus. Dan kalau Allah menghendaki, niscaya tidaklah berbunuh-bunuhan orang-orang (yang datang) sesudah rasul-rasul itu, sesudah datang kepada mereka beberapa macam keterangan, akan tetapi mereka berselisih, maka ada di antara mereka yang beriman dan ada (pula) di antara mereka yang kafir. Seandainya Allah menghendaki, tidaklah mereka berbunuh-bunuhan. Akan tetapi Allah berbuat apa yang dikehendaki-Nya.
Al Baqarah:253 ﴿

(Ingatlah), ketika Allah mengatakan: "Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kepadamu dan kepada ibumu di waktu Aku menguatkan kamu dengan ruhul qudus. Kamu dapat berbicara dengan manusia di waktu masih dalam buaian dan sesudah dewasa; dan (ingatlah) di waktu Aku mengajar kamu menulis, hikmah, Taurat dan Injil, dan (ingatlah pula) diwaktu kamu membentuk dari tanah (suatu bentuk) yang berupa burung dengan izin-Ku, kemudian kamu meniup kepadanya, lalu bentuk itu menjadi burung (yang sebenarnya) dengan seizin-Ku. Dan (ingatlah) di waktu kamu menyembuhkan orang yang buta sejak dalam kandungan ibu dan orang yang berpenyakit sopak dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu kamu mengeluarkan orang mati dari kubur (menjadi hidup) dengan seizin-Ku, dan (ingatlah) di waktu Aku menghalangi Bani Israil (dari keinginan mereka membunuh kamu) di kala kamu mengemukakan kepada mereka keterangan-keterangan yang nyata, lalu orang-orang kafir di antara mereka berkata: "Ini tidak lain melainkan sihir yang nyata". (Al Maa'idah: 110)

 Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan Al Kitab (Taurat) kepada Musa, dan Kami telah menyusulinya (berturut-turut) sesudah itu dengan rasul-rasul, dan telah Kami berikan bukti-bukti kebenaran (mukjizat) kepada Isa putera Maryam dan Kami memperkuatnya dengan Ruhul Qudus. Apakah setiap datang kepadamu seorang rasul membawa sesuatu (pelajaran) yang tidak sesuai dengan keinginanmu lalu kamu menyombong; maka beberapa orang (diantara mereka) kamu dustakan dan beberapa orang (yang lain) kamu bunuh? Al Baqarah:87 ﴿

Katakanlah (hai orang-orang mukmin): "Kami beriman kepada Allah dan apa yang diturunkan kepada kami, dan apa yang diturunkan kepada Ibrahim, Isma'il, Ishaq, Ya'qub dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa dan Isa serta apa yang diberikan kepada nabi-nabi dari Tuhannya. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun diantara mereka dan kami hanya tunduk patuh kepada-Nya".
Al Baqarah:136 ﴿  

Itulah penjelasan mengenai Mukjizat yang dimiliki Yesus (Nabi Isa), bahwa mukjizat beliau sama seperti nabi-nabi lain yang juga memiliki mukjizat dalam hal yang berbeda, bahkan Petrus pun juga bisa menghidupkan mayat (BACA DISINI) dan semua bersumber dari Allah. Untuk mengetahui cara memandang mukjizat Yesus (Nabi Isa) bisa anda baca DISINI

MURID-MURID


Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri. Ali Imran:52 ﴿

Siapakah murid-murid Yesus yang sebenarnya?, anda bisa membaca penjelasannya DISINI


KEMATIAN 

dan karena ucapan mereka: "Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah", padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa. (An Nisaa': 157)

Tetapi (yang sebenarnya), Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (An Nisaa':158)

Salah satu hal yang sering menjadi perdebatan adalah tentang proses kematian Yesus dan sesudahnya. Tentang hal ini telah ditulis di artikel sebelumnya antara lain :

Yesus Masih Hidup Sebelum Dan Setelah Penyaliban? (Klik Disini)
Yesus Atau Yudas Yang Disalib (Klik Disini)
Siapa Yang Menyuruh Yesus Disalib (Klik Disini)
Dalang Dibalik Penyaliban Yesus (Klik Disini)
Yesus Akan Turun Ke Bumi (Klik Disini)
 

Copyright © review of religions Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger